Breaking News

“Gubernur Konten” Bukan Masalah — Tak Ambil Dana Rakyat,Hasil Konten Lebih Besar dari Gaji

GUB.KONTEN 100kb 1
Bagikan
Lihat Tersimpan

Kang Dedi Mulyadi**, Gubernur Jawa Barat, yang kerap dijuluki masyarakat sebagai “Gubernur Konten” karena aktif mengunggah berbagai kegiatan dan kondisi di lapangan ke media sosial.

Pernyataan ini disampaikan saat berbicara bersama warga dan dalam sesi percakapan terbuka, yang kemudian disebarkan melalui kanal YouTube dan media sosialnya.

Diumumkan secara terbuka dan disebarkan luas pada awal Oktober 2026.  Dedi Mulyadi menyatakan **tidak menjadi soal apa pun julukan itu**, yang terpenting adalah konten yang dibuat mampu membantu masyarakat. Ia juga menegaskan: **pembuatan konten sama sekali tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) — tidak sepeser pun diambil dari dana operasional pemerintah.** Bahkan, pendapatan yang diperoleh dari konten tersebut **lebih besar daripada gajinya sebagai Gubernur.** > *”Disebut apa saja tak masalah. Yang penting rakyat terbantu. Dan ingat — tidak ada satu rupiah pun dari APBD yang dipakai untuk konten ini. Hasilnya saja bahkan lebih besar dari gaji saya sebagai gubernur.

Konten dibuat bukan untuk pamer atau mencari popularitas pribadi, melainkan untuk **menunjukkan langsung apa yang terjadi di lapangan** — jalan rusak, rumah warga yang membutuhkan, sekolah yang terabaikan — agar diketahui publik dan segera ditindaklanjuti. – Dedi ingin membuktikan bahwa **pelayanan tidak harus menunggu birokrasi berlarut-larut**; dengan menampilkan kenyataan secara terbuka, perhatian dan penanganan bisa lebih cepat sampai. – Ia juga ingin menegaskan bahwa **tidak ada penyalahgunaan uang rakyat** untuk kepentingan pribadi atau pencitraan.

Setiap kali berkunjung ke daerah atau menemui persoalan warga, ia merekam kondisi asli di tempat kejadian secara langsung. – Rekaman tersebut diunggah ke kanal YouTube dan media sosial tanpa biaya produksi yang mahal atau tim khusus yang dibayar dari anggaran negara. – Seluruh proses — perekaman hingga pengunggahan — dibiayai secara mandiri oleh pribadi. – Hasil dari konten tersebut sebagian digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan.

Julukan mungkin datang dan pergi, tetapi bagi Dedi Mulyadi, yang paling penting adalah **warga terbantu, uang rakyat dijaga, dan setiap persoalan yang terlihat bisa segera diselesaikan

Gubernur konten atau apa pun panggilannya, tak masalah. Yang penting hasilnya ada untuk rakyat.

 

Penulis

admin@rrkdm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *