Breaking News

JAWA BARAT–SUMATERA BARAT BERSATU LEWAT MUSIK KDM SUMBAR HADIRKAN KARYA “KANG DEDI MULYADI PEDULI NEGERI”

SASI 2 100kb
Bagikan
Lihat Tersimpan

SUMATERA BARAT — Semangat kolaborasi lintas daerah kembali hadir melalui dunia musik. Komunitas KDM Sumbar memperkenalkan sebuah karya musik berjudul “Kang Dedi Mulyadi Peduli Negeri”, sebuah lagu yang dihadirkan sebagai ekspresi seni sekaligus ruang kreativitas para pelaku musik dari berbagai daerah.

Karya ini menghadirkan Sasi Talica, penyanyi asal Jawa Barat, yang berkolaborasi dengan Tomy Chandra dari Sumatera Barat. Dalam proses penggarapannya, Tomy Chandra disebut terlibat sebagai musisi, produser musik, sekaligus gitaris Band D-Not7, yang dikenal dalam perjalanan musiknya bersama Falcon Music.

Kolaborasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Dua daerah dengan latar budaya yang berbeda — Jawa Barat dan Sumatera Barat — bertemu dalam satu ruang kreatif: musik.

MUSIK MENEMBUS BATAS DAERAH

Lahirnya lagu “Kang Dedi Mulyadi Peduli Negeri” menunjukkan bagaimana musik dapat menjadi media pertemuan kreativitas. Bukan hanya mempertemukan penyanyi dan musisi, tetapi juga mempertemukan komunitas, budaya, serta semangat berkarya dari berbagai penjuru Indonesia.

Sasi Talica membawa warna vokal dari Jawa Barat, sementara sentuhan musikal Tomy Chandra dari Sumatera Barat memberikan karakter tersendiri dalam proses produksi karya tersebut.

Perpaduan itu kemudian menghasilkan sebuah karya yang diharapkan dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Jawa Barat bernyanyi, Sumatera Barat berkarya.

Dua daerah bertemu dalam satu irama, satu karya, dan satu semangat kreativitas.

KARYA SENI DI TENGAH DINAMIKA PUBLIK

Nama Kang Dedi Mulyadi dalam lagu tersebut menjadi bagian dari tema dan ekspresi karya yang diangkat oleh komunitas KDM Sumbar.

Terlepas dari adanya beragam pandangan masyarakat mengenai figur publik maupun dinamika politik yang berkaitan dengan KDM, karya musik ini ditempatkan sebagai ekspresi seni dan kreativitas masyarakat.

Musik memiliki ruangnya sendiri. Ia dapat menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, perasaan, penghormatan, maupun harapan tanpa harus menghilangkan ruang bagi masyarakat untuk memiliki pandangan yang berbeda.

Karena itu, lagu ini diharapkan dapat dinikmati terlebih dahulu sebagai sebuah karya musik hasil kolaborasi lintas daerah.

DARI SUMATERA BARAT UNTUK INDONESIA

Kolaborasi ini juga menjadi pesan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis.

Dari Jawa Barat hingga Sumatera Barat, para pelaku seni dapat bertemu, berdiskusi, menciptakan karya, dan memperkenalkan warna budaya masing-masing melalui musik.

“Semoga lagu ini bisa diterima sebagai sebuah karya, memberikan semangat bagi para pelaku seni, dan tentunya bermanfaat untuk kita semua,” demikian harapan yang disampaikan dalam semangat kolaborasi tersebut.

Kini, perjalanan “Kang Dedi Mulyadi Peduli Negeri” terus bergulir. Respons masyarakat dan perjalanan penonton menjadi bagian berikutnya dari perjalanan karya tersebut.

JAWA BARAT BERTEMU SUMATERA BARAT.
MUSIK MEMPERTEMUKAN KREATIVITAS.
KOMUNITAS MENYATUKAN SILATURAHMI.

“KANG DEDI MULYADI PEDULI NEGERI”

Sebuah karya musik. Sebuah kolaborasi lintas daerah. Sebuah warna baru dari dunia kreatif Indonesia.

 

Penulis

admin@rrkdm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *